Qualcomm mulai melihat earbud bukan cuma sebagai perangkat untuk mendengarkan musik. Perusahaan chip asal Amerika Serikat itu baru saja memperkenalkan Snapdragon Sound Elite Gen 2, platform audio yang membawa kemampuan AI lebih jauh ke perangkat wearable.

Platform tersebut diperkenalkan Qualcomm pada September 2026 dan ditujukan untuk berbagai perangkat audio generasi baru. Menariknya, dukungannya tidak berhenti di earbud atau headphone biasa. Snapdragon Sound Elite Gen 2 juga disiapkan untuk perangkat seperti kacamata audio dan earbud yang dibekali kamera.

Kamera pada earbud memang terdengar tidak biasa. Namun, menurut Qualcomm, kombinasi kamera, mikrofon, audio, dan AI bisa membuat perangkat tersebut memahami apa yang sedang terjadi di sekitar pengguna.

Kemampuan AI Meningkat Dua Kali Lipat

Salah satu peningkatan yang dibawa Snapdragon Sound Elite Gen 2 adalah kemampuan pemrosesan AI. Qualcomm mengklaim performanya meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan generasi sebelumnya.

Pemrosesan AI ini memungkinkan perangkat menangani berbagai tugas langsung dari perangkat. Jadi, earbud nantinya tidak selalu harus mengandalkan smartphone untuk menjalankan fungsi tertentu.

Misalnya, perangkat dapat memproses suara pengguna, menjalankan fitur AI, sekaligus menangani sensor dan konektivitas. Qualcomm juga membekali platform ini dengan kemampuan AI hingga 128 GOPS.

Pendekatan seperti ini semakin penting karena perangkat wearable memiliki ruang dan kapasitas baterai yang terbatas. Qualcomm karena itu tidak hanya mengejar performa, tetapi juga efisiensi.

Lebih Hemat Daya

Menurut Qualcomm, Snapdragon Sound Elite Gen 2 mampu mengurangi konsumsi daya hingga 40 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Ukuran platformnya juga dibuat hingga 30 persen lebih kecil.

Pengurangan ukuran dan konsumsi daya ini bisa menjadi keuntungan bagi produsen perangkat. Mereka memiliki lebih banyak ruang untuk merancang earbud dengan bentuk yang ringkas tanpa harus mengorbankan kemampuan komputasinya.

Apalagi, semakin banyak fitur yang ditanamkan ke earbud, semakin besar pula kebutuhan dayanya.

Earbud Bisa Terhubung ke Wi-Fi

Qualcomm juga membawa dukungan micro-power Wi-Fi 6E ke Snapdragon Sound Elite Gen 2. Teknologi ini memungkinkan perangkat audio terhubung ke jaringan Wi-Fi dengan kebutuhan daya yang tetap rendah.

Konektivitas tersebut dipadukan dengan teknologi Qualcomm XPAN. Salah satu manfaatnya adalah memungkinkan streaming audio berkualitas tinggi melalui Wi-Fi, termasuk audio lossless hingga 192 kHz.

Dengan koneksi seperti ini, penggunaan earbud tidak lagi sepenuhnya bergantung pada Bluetooth. Dalam skenario tertentu, perangkat bisa mendapatkan koneksi langsung ke jaringan dan layanan berbasis cloud.

Earbud Berkamera Bisa Lihat Lingkungan Sekitar

Bagian yang paling menarik dari Snapdragon Sound Elite Gen 2 mungkin justru dukungannya terhadap perangkat audio berkamera.

Konsepnya cukup sederhana. Kamera pada earbud dapat menangkap apa yang ada di depan pengguna, sementara mikrofon merekam suara. Data tersebut kemudian bisa diproses oleh AI untuk memahami konteksnya.

Contohnya, pengguna bisa meminta perangkat mengenali benda yang sedang dilihat, menjelaskan informasi tertentu, atau menerjemahkan tulisan yang ada di depan mata.

Qualcomm menyebut Cleer sebagai salah satu perusahaan yang sedang mengembangkan perangkat audio dengan kamera menggunakan platform tersebut.

Artinya, bentuk earbud di masa depan bisa saja tidak lagi sebatas perangkat untuk mendengarkan lagu atau menerima panggilan. Perangkat tersebut berpotensi menjadi salah satu cara baru untuk berinteraksi dengan AI tanpa harus terus-menerus mengambil smartphone.

Tetap Fokus ke Kualitas Suara

Meski membawa banyak fitur AI, Qualcomm tetap memasukkan sejumlah teknologi audio andalannya ke platform ini.

Snapdragon Sound Elite Gen 2 mendukung aptX Lossless untuk audio berkualitas tinggi serta Qualcomm XPAN untuk konektivitas nirkabel. Ada pula Qualcomm Adaptive ANC generasi kelima yang dirancang untuk menyesuaikan peredaman suara dengan kondisi sekitar.

Pemrosesan mikrofon juga mendapat peningkatan. Teknologi ini nantinya dapat membantu menghasilkan suara yang lebih jelas saat pengguna melakukan panggilan atau berbicara dengan asisten AI.

Melalui Snapdragon Sound Elite Gen 2, Qualcomm tampaknya ingin menjadikan perangkat audio sebagai salah satu pintu masuk menuju era Personal AI. Earbud tidak hanya dipakai untuk mendengar, tetapi perlahan bisa ikut memahami suara, gambar, dan kondisi di sekitar penggunanya.