Samsung punya anggota baru di keluarga Galaxy Buds. Kali ini, perusahaan asal Korea Selatan tersebut memperkenalkan perangkat audio dengan desain yang cukup berbeda dari TWS pada umumnya.

Namanya Galaxy Buds On. Bukan dimasukkan ke dalam lubang telinga, TWS ini justru menggunakan desain clip-on yang dipasang dengan cara menjepit bagian luar telinga.

Desain tersebut menjadi salah satu daya tarik utama Galaxy Buds On. Samsung mengembangkan perangkat ini untuk pengguna yang aktif bergerak, termasuk mereka yang gemar berolahraga dan berlari.

Tinggal Dijepit di Telinga

Galaxy Buds On tidak menggunakan bentuk in-ear seperti sebagian besar Galaxy Buds sebelumnya. Bagian earbud ditempatkan di area luar telinga, sementara mekanisme penjepit membantu menjaga posisinya tetap berada di tempat.

Konsep tersebut juga membuat telinga pengguna tidak tertutup sepenuhnya. Dengan begitu, suara dari lingkungan sekitar masih dapat terdengar ketika pengguna sedang mendengarkan musik.

Hal ini menjadi salah satu alasan Galaxy Buds On ditujukan untuk aktivitas luar ruangan. Saat berlari atau berjalan kaki, pengguna tetap dapat menikmati musik sembari lebih mudah menyadari suara di sekitar.

Samsung turut memperhatikan kenyamanan pemakaian. Struktur Galaxy Buds On dirancang dengan mempertimbangkan bentuk telinga dan distribusi komponen agar perangkat tetap nyaman digunakan dalam waktu lama.

Dibekali TwinBoost Speaker

Meski mengusung desain yang tidak biasa, Samsung tetap memberikan perhatian pada sektor audio.

Galaxy Buds On membawa TwinBoost Speaker yang dirancang untuk menghasilkan suara lebih bertenaga. Sistem ini juga ditujukan untuk memberikan reproduksi bass yang lebih terasa.

Samsung membekali perangkat dengan teknologi yang membantu mengurangi kebocoran suara. Volume audio juga dapat disesuaikan dengan kondisi lingkungan sekitar.

Untuk mendukung performanya, Galaxy Buds On menggunakan Snapdragon S7 Gen 1 Sound Platform dari Qualcomm yang dipadukan dengan amplifier Class-D.

Dalam kondisi tertentu, Galaxy Buds On diklaim mampu digunakan untuk memutar musik hingga 9,5 jam dalam sekali pengisian daya.

Bisa Dikontrol dengan Gerakan Kepala

Galaxy Buds On tidak hanya mengandalkan panel sentuh untuk pengoperasian. Samsung juga menghadirkan kontrol berbasis gerakan kepala.

Fitur tersebut memungkinkan pengguna menjalankan perintah tertentu tanpa harus selalu menyentuh ponsel. Salah satunya dapat digunakan untuk menerima atau menolak panggilan.

Kontrol seperti ini bisa berguna ketika pengguna sedang berolahraga. Saat tangan sedang sibuk bergerak, pengguna tidak perlu berhenti hanya untuk mengambil smartphone.

Ada Fitur AI dan Gemini Live

Samsung juga membawa kemampuan AI ke Galaxy Buds On. Salah satunya adalah dukungan Gemini Live, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan asisten AI melalui perangkat.

Selain itu, tersedia fitur Quick Voice Memo untuk membuat catatan suara dengan cepat. Pengguna dapat mengaktifkannya dengan menekan dan menahan area sentuh pada earbud.

Fitur-fitur tersebut membuat Galaxy Buds On tidak hanya berfungsi sebagai perangkat untuk mendengarkan musik, tetapi juga dapat digunakan untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Harga Galaxy Buds On

Samsung menjadwalkan Galaxy Buds On mulai dipasarkan di Korea Selatan pada 27 Oktober 2026.

Perangkat ini dibanderol 299.000 won, atau sekitar Rp3 jutaan jika dikonversikan secara kasar. Samsung menyiapkan Galaxy Buds On dalam pilihan warna hitam.

Galaxy Buds On juga akan dipasarkan secara global secara bertahap. Namun, hingga saat ini belum ada informasi mengenai jadwal peluncuran dan harga resminya untuk pasar Indonesia.

Dengan desain clip-on, Galaxy Buds On menawarkan pendekatan yang berbeda dari TWS Samsung sebelumnya. Perangkat ini secara khusus menarik perhatian bagi pengguna yang ingin tetap mendengarkan musik saat aktif bergerak tanpa harus menggunakan earbud yang masuk ke dalam lubang telinga.