Vivo resmi memperkenalkan OriginOS 7 versi global sebagai antarmuka terbaru untuk perangkatnya. Sistem operasi ini tidak hanya membawa tampilan baru, tetapi juga menawarkan peningkatan performa, fitur kecerdasan buatan (AI), serta konektivitas lintas perangkat yang lebih luas.
OriginOS 7 diperkenalkan secara global setelah sebelumnya menjadi antarmuka yang digunakan pada sejumlah perangkat Vivo di China. Versi terbaru ini dibangun di atas Android 17 dan dirancang untuk memberikan pengalaman penggunaan yang lebih responsif, personal, serta terintegrasi.
Salah satu perubahan yang cukup menarik adalah kemampuan OriginOS 7 untuk terhubung dengan perangkat dari ekosistem Apple. Dengan begitu, pengguna Vivo tidak hanya mendapatkan integrasi dengan perangkat berbasis Android atau Windows.
Performa dan Animasi Dibuat Lebih Mulus
Vivo melakukan sejumlah optimalisasi pada sistem untuk meningkatkan kelancaran penggunaan sehari-hari. OriginOS 7 mengoptimalkan respons sentuhan, animasi, hingga pengelolaan sumber daya ketika perangkat menjalankan banyak aktivitas sekaligus.
Vivo juga membawa generasi terbaru dari mesin optimasi sistem yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi rendering dan pengelolaan memori.
Dalam pengujiannya, Vivo mengklaim waktu cold start aplikasi dapat meningkat sekitar 10 persen, sementara perpindahan halaman aplikasi menjadi sekitar 11 persen lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya.
Pengelolaan memori juga ditingkatkan melalui fitur Memory Fusion. Vivo mengklaim kemampuan pemulihan memori dapat meningkat hingga 60 persen.
Tampilan Lebih Hidup dengan Animasi Interaktif
OriginOS 7 turut membawa pendekatan visual baru yang membuat elemen antarmuka terasa lebih dinamis.
Salah satunya adalah Fluid Motion, yang membuat animasi mengikuti prinsip gerakan fisik. Elemen antarmuka dapat terlihat meregang, memantul, atau menyatu ketika pengguna melakukan gestur seperti mengetuk dan mengusap layar.
Vivo juga menghadirkan sejumlah tema interaktif. Wiggle Theme, misalnya, memungkinkan foto ditampilkan dengan efek seperti permukaan cair yang dapat merespons sentuhan.
Ada pula Glint Theme yang memanfaatkan sensor giroskop untuk menghasilkan efek cahaya dan bayangan pada wallpaper ketika perangkat digerakkan.
Sementara itu, fitur Pet Pals menghadirkan karakter hewan virtual yang dapat bereaksi terhadap sejumlah kondisi, termasuk pergerakan perangkat, proses pengisian daya, pemutaran musik, hingga perubahan waktu.
Bawa Jovi sebagai Asisten AI
Sektor kecerdasan buatan juga menjadi salah satu fokus utama OriginOS 7.
Vivo mengintegrasikan Jovi sebagai asisten AI personal yang dapat membantu pengguna menjalankan berbagai tugas. Jovi juga dirancang untuk bekerja lintas perangkat sehingga aktivitas tertentu dapat dikoordinasikan antara smartphone dan komputer yang terhubung.
Selain membantu menjalankan tugas, Jovi juga mendukung penjadwalan serta pengelolaan aktivitas pengguna.
Vivo menyebut aktivitas otonom yang dilakukan Jovi akan ditampilkan secara transparan. Untuk tindakan tertentu yang dianggap penting, pengguna tetap diminta memberikan persetujuan secara langsung.
Vivo Kini Bisa Terhubung dengan Perangkat Apple
Salah satu fitur yang paling mencuri perhatian dari OriginOS 7 adalah integrasi dengan sejumlah perangkat Apple.
Vivo menyebut pengguna dapat menghubungkan smartphone dengan Apple Watch untuk menerima notifikasi sekaligus melakukan sinkronisasi data kesehatan dan olahraga ke aplikasi Origin Health.
OriginOS 7 juga dapat menampilkan informasi baterai AirPods melalui Origin Island. Dukungan terhadap Spatial Audio turut disediakan untuk perangkat audio yang kompatibel.
Untuk pengguna yang memiliki perangkat kerja dari Apple, Vivo Office Kit memungkinkan smartphone terhubung dengan iPad dan Mac. Integrasi dengan komputer Windows juga tetap tersedia.
Menariknya, pengguna bahkan dapat mengakses data yang tersimpan di iCloud melalui aplikasi Vivo File Manager.
Kapan OriginOS 7 Bisa Dipakai Pengguna Vivo?
Untuk tahap awal, OriginOS 7 versi global tersedia melalui Preview Program di sejumlah negara, termasuk India, Thailand, dan Malaysia.
Program tersebut dibuka untuk perangkat tertentu, termasuk Vivo X300 Pro dan beberapa model iQOO. Sementara itu, ketersediaan untuk perangkat Vivo lainnya akan dilakukan secara bertahap.
Berdasarkan informasi resmi Vivo, sejumlah perangkat dijadwalkan mulai mendapatkan pembaruan OriginOS 7 pada Oktober 2026, kemudian menyusul model lainnya hingga awal 2027.
Untuk pasar Indonesia, Vivo belum memberikan daftar lengkap perangkat dan jadwal distribusi OriginOS 7 secara menyeluruh. Karena itu, pengguna perlu menunggu pengumuman resmi Vivo Indonesia terkait model yang mendapatkan pembaruan.
Dengan OriginOS 7, Vivo tampaknya tidak hanya mengejar antarmuka yang lebih menarik. Integrasi AI dan kemampuan berkomunikasi dengan berbagai perangkat, termasuk produk Apple, menjadi bagian penting dari strategi Vivo untuk membangun ekosistem perangkat yang lebih terhubung.




