Xiaomi 18 Fold Tampil dengan Desain Foldable yang Lebih Lebar
Xiaomi mencoba pendekatan berbeda lewat 18 Fold. Alih-alih menggunakan desain foldable yang cenderung tinggi dan memanjang, perangkat ini mengusung format wide-fold atau mid-fold.
Saat dibuka, pengguna mendapatkan layar utama OLED berukuran 7,58 inci. Sementara itu, layar bagian luar berukuran 5,38 inci dan dirancang agar tetap nyaman digunakan ketika perangkat masih dalam kondisi tertutup. Kedua layar mendukung refresh rate hingga 120Hz dan tingkat kecerahan puncak mencapai 4.000 nits.
Dari sisi bodi, Xiaomi 18 Fold memiliki ketebalan sekitar 5,02 mm ketika dibuka dan 10,68 mm saat dilipat. Bobotnya berada di angka 219 gram.
Kamera Leica 200MP Jadi Daya Tarik Utama
Untuk urusan kamera, Xiaomi menggandeng Leica dan memasang sistem tiga kamera belakang.
Kamera utamanya menggunakan sensor beresolusi 200MP. Kamera tersebut ditemani telefoto periskop 50MP dengan kemampuan optical zoom 3,5x serta kamera ultrawide 50MP.
Kombinasi ini membuat Xiaomi 18 Fold tidak hanya mengandalkan layar lipat sebagai daya tarik. Kemampuan fotografi juga menjadi salah satu bagian yang cukup serius pada perangkat ini, terutama bagi pengguna yang membutuhkan kamera dengan resolusi tinggi sekaligus fleksibilitas untuk mengambil gambar dari berbagai jarak.
Xring O3 3nm Buatan Xiaomi
Salah satu bagian paling menarik dari Xiaomi 18 Fold adalah chipsetnya.
Perangkat ini ditenagai Xring O3, chip yang dikembangkan Xiaomi sendiri dan dibuat menggunakan proses fabrikasi 3nm. Xiaomi mengklaim performa CPU multi-core meningkat hingga 60 persen dibandingkan generasi sebelumnya, sementara konsumsi daya pada beban rendah hingga menengah dapat turun sekitar 25 persen.
Untuk GPU, Xiaomi mengklaim peningkatan performa mencapai 85 persen dengan konsumsi daya yang lebih rendah hingga 64 persen.
Kehadiran Xring O3 juga menjadi langkah penting bagi Xiaomi karena perusahaan semakin serius mengembangkan chipset sendiri untuk perangkat flagship.
RAM 12GB dan Penyimpanan 512GB
Xiaomi 18 Fold tersedia dalam beberapa konfigurasi. Salah satu yang menarik adalah RAM 12GB dengan penyimpanan internal 512GB.
Kapasitas tersebut cukup lega untuk menyimpan foto, video, aplikasi, game, maupun berbagai file berukuran besar. RAM 12GB juga membuat perangkat lebih siap menangani multitasking, terlebih dengan layar foldable yang memang menawarkan ruang lebih luas untuk menjalankan beberapa aktivitas sekaligus.
Selain varian 12GB/512GB, Xiaomi menyediakan konfigurasi lain hingga RAM 16GB dan penyimpanan 1TB.
Baterai 6.000 mAh, Besar untuk Sebuah HP Lipat
Xiaomi juga tidak main-main pada sektor baterai.
Xiaomi 18 Fold dibekali baterai 6.000 mAh yang mendukung pengisian cepat 67W melalui kabel dan 50W secara nirkabel. Kapasitas ini menjadi salah satu nilai jual utama karena smartphone lipat biasanya harus menghadapi tantangan ruang internal akibat mekanisme engsel dan dua bagian bodi.
Dengan baterai sebesar itu, Xiaomi 18 Fold berpotensi menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang sering memakai smartphone untuk bermain game, menonton video, bekerja, maupun menjalankan banyak aplikasi dalam waktu lama.
Engsel Dragon Bone dan Bodi yang Lebih Tangguh
Xiaomi turut memperbarui konstruksi engsel pada 18 Fold. Perangkat ini menggunakan Dragon Bone Hinge, frame berbahan aluminium seri 7, serta Dragon Crystal Glass 3.0.
Xiaomi menyebut perangkat tersebut telah melewati ratusan pengujian ketahanan. Perusahaan juga mengklaim ponsel dapat bertahan dari benturan akibat jatuh hingga ketinggian 1,2 meter.
Untuk layar lipat, Xiaomi menggunakan lapisan ganda Ultra Thin Glass atau UTG sebagai perlindungan tambahan.
Harga Xiaomi 18 Fold
Di China, Xiaomi 18 Fold dijual dalam beberapa pilihan konfigurasi. Untuk varian 12GB/512GB, harganya dipatok 11.999 yuan, atau sekitar Rp31,5 juta berdasarkan kurs yang digunakan dalam laporan peluncuran.
Sementara harga awal Xiaomi 18 Fold berada di angka 10.999 yuan untuk konfigurasi 12GB/256GB. Varian tertinggi 16GB/1TB dibanderol 14.999 yuan.
Untuk saat ini, Xiaomi 18 Fold baru tersedia di China. Belum ada kepastian mengenai ketersediaannya di pasar Indonesia maupun pasar global.
Bukan Sekadar HP Lipat
Xiaomi 18 Fold menunjukkan bahwa persaingan smartphone lipat kini tidak lagi hanya soal desain dan ukuran layar. Xiaomi mencoba menggabungkan layar lebar, kamera Leica 200MP, chipset buatan sendiri, RAM besar, serta baterai 6.000 mAh dalam satu perangkat.
Dengan spesifikasi tersebut, Xiaomi 18 Fold jelas menyasar pengguna yang menginginkan perangkat flagship dengan kemampuan lengkap. Tantangan berikutnya tinggal menunggu apakah Xiaomi akan membawa perangkat ini ke pasar global, termasuk Indonesia.




